Tag

, , , , , ,

Annyeong readers….. I’m Back.. Sorry for the super lame teaser yesterday… kekeke..

now.. enjoy reading, awesome readers!

 

My Bride 11

 

My bride

By: Sasha_mad

“Hyung.. hyung…ayo cepat bangun” Kyuhyun menarik-narik lengan Sungmin yang masih tertidur nyenyak di balik selimut.

“HHHHMMMMPPPHHH….” Suara Sungmin terdengar antara sadar dan tidak.

“Aku mau mandi dulu, cepat bangun, kau janji menemaniku menjenguk Sooyoung”

“Hhhhhhh” suara sungmin terdengar lagi.

Kyuhyun beranjak ke kamar mandi. Setelah selesai mandi, ia mendapati Sungmin masih di tempat semula dengan posisi yang sama.

“Yah!!! Hyung Bangun!!!” Kyuhyun berteriak sambil menarik selimut Sungmin. Sungmin serta merta duduk dangan mata terbelalak.

“Hei Kyuhyun! Bisa tidak kau berhenti mengganggu tidurku hah!!!” Sungmin berteriak kesal. Bagaimana tidak, dari tadi ia terganggu bunyi alarm Kyuhyun ditambah maknaenya yang tidak bisa diam itu.

“Kau janji menemaniku, ayo cepat siap-siap! Apa kau tidak mau menjenguk dongsaengmu?” ujar Kyuhyun tidak perduli.

“Apa??? Siap-siap katamu?! Dengar Cho Kyuhyun, aku memang berjanji menemanimu, aku juga ingin menjenguk Sooyoung. Tapi kau lihat? Diluar masiih gelap! Matahari bahkan belum muncul! Kau mau mengganggu semua orang pagi buta seperti ini hah?!” omel Sungmin panjang kali lebar. Dengan tampang kesal ia kembali merebahkan kepalanya ke bantal.

Kyuhyun cuma cengar-cengir. Sekarang masih jam 6 pagi memang.

“Tapi, hyung tidak ada salahnya siap lebih cepat, ayo…”

Sungmin bangun, ia langsung berdiri dan menyeret paksa lengan Kyuhyun.

“Akhirnya kau bangun juga..” ujar Kyuhyun, sementara Sungmin membuka pintu kamar mereka dan mengeluarkan Kyuhyun.

“Yah, hyung? Kau tidak ikut? Apa maksudnya ini” tanya Kyuhyun.

“Jangan-ganggu-tidurku!” ujar Sungmin disusul bunyi pintu yang tertutup dengan keras.

“Hyung! Hyung buka pintunya!” Kyuhyun menggedor pintu kamar. Dan terbuka.

“Tunggu diluar sampai aku siap!” ujar Sungmin dengan wajah yang tampak kusut.

“Oh, Olmana?? Sip bun? Sip o bun??(Berapa lama? 10 menit? 15 menit?)” Kyuhyun bertanya dengan senyum mengembang.

Sungmin benar-benar kehilangan akal dengan namja itu. ia semakin kesal.

“TIGA JAM LAGI!!”

Dan BAM! pintu kamar tertutup tepat di depan hidung Kyuhyun.

***

Changmin tampak gelisah pagi itu. ia berjalan mondar-mandir di ruang tamu, seperti sedang memikirkan sesuatu. Yunho yang melihatnya jadi pusing sendiri.

“Kau tidak pergi kesana?” tanya Yunho.

“Menurutmu bagaimana hyung?”

Yah, ditanya malah balik bertanya.

“Kenapa bertanya padaku? Kalau kau ingin menjenguknya, tentu kau harus pergi” ujar Yunho kesal.

“tapi kau tidak ikut, aku tidak bisa datang sendiri ke sana” ujar Changmin.

Ya ampun, anak ini.. pikir Yunho. Memangnya ia masih kecil, harus ditemani kemana-mana? Aneh sekali!

“Hey Shim Changmin. Memangnya kenapa kalau aku tidak ikut? Aku tidak bisa menjenguknya sekarang. Lagipula, apa kau tidak tahu letak dorm SNSD dimana huh?” Yunho benar-benar kesal.

“Emmm.. tapi—“

“Aku pergi. Kau membuatku terlambat. Jika kau jadi menjenguknya, sampaikan salamku pada Sooyoung. aku akan menjenguknya nanti” Yunho mengambil kunci mobil dan berjalan menuju pintu. Changmin mengikuti hyungnya.

“Kalau begitu aku akan menjenguk Sooyoung bersamamu saja hyung”

“Apa katamu? Kenapa tidak pergi saja sekarang? Kau kan tidak ada kerjaan!”

“Tapi—“

“Kalau begitu kau ajak Kyuhyuh saja” Yunho memberi saran. Ia sudah berada di luar dorm mereka.

“Kyuhyun?”

“Ne, kalian berdua saja. Tadi malam sehabis konser, kulihat ia sangat khawatir dengan Sooyoung. jadi pasti ia akan menjenguknya” ujar Yunho.

Changmin tampak berpikir. Menjenguk Sooyoung dengan Kyuhyun, Hmm.. rasanya ada yang tidak beres dengan kalimat itu. Kyuhyun khawatir dengan Sooyoung.. Kyuhyun juga akan menjenguk Sooyoung… Kyuhyun menyukai…. Tidak! aku harus lebih dulu menjenguknya!

Melihat Changmin yang terdiam di tempatnya, Yunho mengambil kesempatan pegi. Ia menutup pintu dorm dan mengucapkan salam.

Mendengar pintu tertutup, Changmin segera sadar. Ia kembali membuka pintu dorm dan memanggil hyungnya.

“Hyung!!!”

‘Bah! Ada apa lagi dengan orang ini!’ batin Yunho kesal.

“Ada apa??!” Yunho yang sudah berjalan beberapa meter dengan terpaksa menoleh.

“Aku harus membawa apa untuknya?” Tanya Changmin dengan tampang polos.

 

***

 

Di dorm SNSD….

 

“Eottoke?”

“Gwenchannayo”

“Miahhe, Sooyoungie. Aku tidak bermaksud marah padamu. Kau tega sekali tidak memberi tahu kami kalau kau sedang sakit” Taeyeon duduk di samping tempat tidur Sooyoung.

“Aku tidak mau kau khawatir”

“Aku mengerti. Tapi tolong jangan kau ulangi lagi ya? Arasso?”

“Oke, leader-ssi” Sooyoung tersenyum dan mengangguk.

“Kalau begitu aku pergi dulu”

“Mau kemana?”

“Tidur” Jawab Taeyeon singkat. Ia memang kurang tidur, karena tadi malam bersama Tiffany mengurus Sooyoung di rumah sakit. Untung saja sakitnya tidak parah, jadi tidak perlu dirawat inap.

Baru saja Sooyoung hendak memejamkan mata, Yuri masuk ke kamarnya bersama Sunny.

Mereka berdua tersenyum dan memandang Sooyoung dengan tatapan aneh sebelum kemudian berkata,

“Annyeong nyonya Shim…” ujar mereka  sambil membungkukkan badan.

Sooyoung bengong. Sementara dua yeoja itu tertawa.

“kalian tadi bilang apa?” Tanya Sooyoung dengan heran.

“kau tidak dengar? Baiklah kuulangi” Yuri mengambil posisi dan mengulangi,

“Annyeong nyonya Shim…”

“Nyoya Shim? Yah! Siapa yang kalian panggil?!” Sooyoung langsung terduduk di tempat tidur. Kepalanya jadi sakit lagi.

“Ah Sooyoungie, jangan bangun dulu..” Sunny segera membantu Sooyoung.

“Tidak. Jelaskan padaku kenapa kalian memanggilku seperti itu” ujar Sooyoung sambil mengatur posisi bantal untuk menyandarkan punggungnya. Ia penasaran.

“Nyonya Shim, anda harus banyak istirahat. Jangan terlalu lelah bekerja” Yuri duduk di samping Sunny.

“Benar, Nyonya Shim apa kau memerlukan sesuatu?” Sunny menambahkan. Mereka senyum-senyum sendiri.

Seandainya ia sedang dalam kondisi yang sehat, Sooyoung pasti sudah menjitak kepala dua yeoja itu. bukannya menjawab pertanyaannya, mereka malah terus-terusan memanggilnya ‘Nyonya Shim.. Nyonya Shim…’ Well, terdengar bagus sih.. What? Apa sebenarnya yang kupikirkan?, Sooyoung membatin.

“Kalian berdua, cepat katakan padaku!” ujar Sooyoung dengan tatapan mata yang dibuat seseram mungkin.

“Aigoo.. Shim Sooyoung, jangan begitu.. baiklah kami akan menceritakan padamu” mereka tertawa lagi. Benar-bener membuat Sooyoung sebal.

 

#Flashback

Tiffany baru saja keluar dari ruang rawat Sooyoung, ketika seorang ahjussi bertanya padanya.

“Apa anda keluarga Nyonya Shim?”

“Nyonya.. Shim?” Tiffany tampak bingung. Ia tidak tahu siapa yang dimaksud ahjussi itu.

“Iya, Nyonya Shim Sooyoung. tadi aku sempat bertemu dengan suaminya, Tuan Shim Changmin. Bagaimana keadaannya?”

Tiffany masih mencoba mencerna perkataan ahjussi itu.

“Apa ia sudah pulih?” ahjussi itu bertanya lagi, karena Tiffany tidak memberikan jawaban.

“Oh.. ne.. ia sudah bisa pulang sekarang. Ia hanya kelelahan” ujar Tiffany dengan terbata. Ia tersenyum pada ahjussi itu.

“Untunglah kalau begitu, wajar saja jika pengantin kelelahan setelah pesta pernikahan. Semoga Nyonya Shim cepat sembuh, aku permisi dulu”

“Ne, ahjussi, Ghamsahamnida” Tiffany membungkuk padanya.

Tiffany tidak bisa menyembunyikan senyum di wajahnya mengingat kata-kata ahjussi tadi.

“Fany-ah kenapa kau tersenyum sendiri?” Siwon tiba-tiba muncul di samping Tiffany.

“Aniyo.. aku hanya bertemu seseorang” ujarnya.

Siwon memandang Tiffany dengan heran.

“Manajer sudah menyelesaikan administrasi rumah sakit. Kita bisa pulang sekarang”

“Geureyo? Baiklah kalau begitu..” ujar Tiffany, ia berbalik hendak masuk ke ruangan Sooyoung.

“Oh ya, oppa. Apa oppa tahu Changmin oppa dimana?”

“Changmin? Dia baru saja pulang”

“Oh begitu…” Tiffany mengangguk-ngangguk.

“Sooyoung sudah sadar?”

“Ya, sekarang dia sudah sadar” ujar Tiffany. mereka berdua masuk ke kamar Sooyoung.

#Flashback end

 

 

Sunny dan Yuri memperhatikan pipi Sooyoung yang tampak memerah seperti buah tomat.

“Omo? Nyonya Shim, pipimu kenapa memerah?” Goda Yuri.

“Wua.. benar-benar merah seperti kepiting rebus” Sunny menambahkan, yang langsung disambut tawa Yuri.

“Apa?” Sooyoung memegang pipinya, Oh tidak, ia merasa pipinya memang panas. Sial.

“Diam kalian semua!” ujarnya mengancam.

 

BRAK!

 

Pintu kamar terbuka dengan keras. Jessica yang sedang tertidur sampai terbangun. Sama seperti Taeyeon, ia baru tidur setelah Sooyoung pulang dari rumah sakit.

Di depan pintu Yoona muncul dengan menenteng ipad dan tersenyum lebar. Ia bergegas masuk.

“Nyonya Shim lihat ini!” ujarnya sambil mengambil posisi di sebelah Sooyoung.

‘Apa lagi anak ini! Kenapa ikut-ikutan memanggil dengan sebutan bodoh itu!’ batin Sooyoung.

“Lihat-lihat!” Yoona menunjukkan artikel yang ada di internet dengan antusias. Sampai-sampai tidak peduli terhadap pukulan bantal Jessica di belakangnya.

“Ada apa Yoona?” Sooyoung bertanya dengan malas.

“Yah, unnie lihat ini. Kau dan Changmin oppa menjadi berita besar di internet!”

“OH YA???!!! Mana-mana??” Yuri dan Sunny bergegas mengerumuni ipad.

Sooyoung geleng-geleng kepala dengan kelakuan mereka. Apa mereka tidak sadar kalau ia baru saja pulang dari rumah sakit karena pingsan setelah konser? Tapi ia sebenarnya penasaran juga, apa sebenarnya yang ada di ipad tersebut. Tidak ada jalan lain, selain ikut melihat artikel itu.

“Hmm… hmmm ..wah… haha…” mereka membaca dengan antusias.

“Biar kulihat!” Sooyoung merebut ipad yang sedang jadi pusat perhatian itu.

Ia mulai membaca artikel dengan judul super besar itu.

 

SNSD Choi Sooyoung dan DBSK Shim Changmin! Pasangan Idol Baru telah Muncul!

 

“What?!!!! Yah apa-apaan artikel ini!” Sooyoung membelalakkan matanya.

“Aigoo unnie, jangan pura-pura kaget seperti itu” Yoona menggoda Sooyoung.

“Hei, Yoona aku tidak pura-pura. Aku benar-benar kaget tahu!” Sooyoung mendengus kesal. Ia melanjutkan membaca artikel itu. begitu juga dengan Yuri dan Sunny.

 

Setelah konser snsd tadi malam, para fans snsd dibuat takjub terpesona dengan penampilan sembilan orang yeoja cantik yang menggunakan gaun pengantin. Ditambah dengan pasangan mereka yang tidak lain adalah labelmate mereka sendiri………………..

Namun yang paling menarik perhatian fans adalah pasangan terakhir, yaitu Choi Sooyoung dan Shim Changmi. Mereka tampak sangat serasi, bahkan Changmin, sang maknae DBSK sempat mencium kening Sooyoung. Menurut salah seorang fans yang menyaksikan konser tersebut, mereka terlihat malu-malu satu sama lain. Ditambah lagi Changmin sepertinya selalu memperhatikan Sooyoung. terlihat dari foto-foto berikut, yang sempat diabadikan oleh para fans………..

Para fans dan netizen jadi bertanya-tanya, ada hubungan seperti apa diantara mereka, karena selama ini mereka jarang terlihat bersama. Apa mereka menutupi sesuatu? Entahlah, hanya mereka yang tahu, tapi seperti terlihat, wajah mereka di foto-foto tersebut tidak bisa berbohong!

 

“Ah.. kepalaku..” Sooyoung mengusap keningnya yang mulai pening membaca artikel itu. ia tidak menduga akan begini jadinya. Ini akan jadi skandal besar.

“Bagaimana unnie? Akhirnya kau mendapatkan skandal!” ujar Yoona. Sepertinya ia malah senang.

“Kenapa kau malah senang?” tanya Sooyoung kesal.

“Bukannya senang, tapi unnie kan belum punya skandal yang besar, jadi sekarang unnie tahu kan rasanya??”

Sooyoung mencubit lengan Yoona.

“AWW! Unnie! Sakit…” Yoona mengusap lengannya yang merah.

Yuri dan Sunny menertawakan Yoona.

“Kalian juga berhenti tertawa! Atau kalian mau yang lebih daripada itu? Ha!?” Sooyoung memandang dengan kejam terhadap mereka.

“Aishh Sooyoung jangan galak-galak begitu.. santai saja…” ujar Yuri.

“Santai katamu? Kenapa hanya aku yang mendapatkan skandal ini! Kalian semua juga harusnya menjadi berita besar!” protes Sooyoung.

“Oh ya benar Choi Sooyoung…. untung saja Sungmin oppa tidak mencium keningku” ujar Sunny.

Sooyoung mendelik kesal.

“Aku berani taruhan sebentar lagi Changmin oppa akan datang menjengukmu Sooyoung!” Yuri berkata sambil mencubit pipi Sooyoung.

“Hentikan itu! dia tidak akan datang” ujar Sooyoung.

“Tahu dari mana?” tanya Sunny.

Sooyoung hanya mengangkat bahu. Ia bersiap tidur lagi, obat dari dokter membuatnya mengantuk.

‘Ia tidak akan datang. Ia tidak mungkin datang. Ia tidak menyukaiku… Ia terpaksa…’ pikiran Sooyoung mulai mengambil alih dirinya.

“Sooyoung?” panggil Yuri.

“Mmmm..”

“Kau sudah tidur?”

“Sudah, jika kalian berhenti menggangguku” ujar Sooyoung sambil menutupi kepalanya dengan selimut.

“Ayolah Choi Sooyoung.. dia pasti akan datang. Semua orang saat konser juga tahu, bagaimana cemas dan khawatirnya Changmin oppa saat kau pingsan…” ujar Yuri.

“Ne, dia bahkan menggendongmu sampai ke mobil dan menemanimu di rumah sakit” Sunny menimpali.

“Kalian berdua memang mencurigakan, wajar jika fans juga jadi menebak yang aneh-aneh” sambung Yoona.

Sooyoung tidak memberikan respon. Sebenarnya ia sedang memikirkan perkataan teman-temannya itu.

 

TING TONG! (Ini bunyi bel atau tukang es? Hehehe)

 

Dari luar kamar terdengar bunyi bel. Serentak Yuri, Sunny dan Yoona berpandangan. Sooyoung pun langsung membuka matanya.

“Iya sebentaarr….” terdengar suara Hyoyeon yang sedang berjalan menuju pintu.

“Bagaimana Sooyoung? aku benar kan?” ujar Yuri

Sooyoung membuka selimutnya. Sebenarnya ia juga kaget.

“Ohhoo.. Nyonya Shim.. kau langsung bangun. Sepertinya ada yang berharap juga..” Sunny tersenyum lebar.

Oh, Tuhan. Sampai kapan mereka akan menggodaku seperti ini.. batin Sooyoung.

“Biar kulihat” Yoona berjalan ke luar kamar.

Tapi sebelum sampai. Seorang namja sudah berdiri di depan pintu kamar Sooyoung.

“O… annyeong Sungmin Oppa” Yoona agak kaget. Ternyata yang datang bukan orang yang mereka bicarakan.

“Annyeong oppa.. “semua yang ada dikamar memberi salam. Tidak lama muncul lagi seorang namja.

“Annyeong semuanya…” Kyuhyun menyapa mereka.

“A-Annyeong oppa” jawab mereka setengah kaget dan tertawa. Membuat Kyuhyun yang baru datang jadi bingung dan salah tingkah.

 

***

 

Masuk. Jangan. Masuk. Jangan. Masuk….

Changmin ragu-ragu. Ia masih berdiri di tempatnya semula di depan dorm snsd. Jika ia tidak melihat Sungmin dan Kyuhyun yang baru datang beberapa saat yang lalu, mungkin ia sekarang sudah ada di dan bertemu dengan Sooyoung yang dari tadi malam mengganggu pikirannya. Sekarang ia menjadi ragu. Entah kenapa melihat Kyuhyun ia jadi merasa tidak senang.

“Aishh… Shim Changmin. Kau ini bodoh atau apa? Memangnya kenapa kalau di dalam sana ada Kyuhyun?” Changmin berbicara sendiri.

“Annyeong!” seseorang menepuk pundak Changmin, membuat namja itu benar-benar terkejut. ia sampai hampir melompat saking kagetnya.

Siwon, yang melihat reaksi berlebihan dari Changmin jadi terheran-heran.

“A-annyeong hyung..” ujar Changmin sambil mengurut dada. Sepertinya tadi jantungnya berhenti berdetak.

“Kau ingin menjenguk Sooyoung juga?”

“Apa? Oh.. N-ne…” Changmin menjawab dengan terbata.

“Kalau begitu ayo masuk bersamaku” Siwon merangkul pundak Changmin.

“Tu-tunggu hyung.. aku tidak bisa masuk ke dalam..”

“Wae?”

“Aku tidak bawa apa-apa”

Siwon bingung dengan jawaban Changmin.

“Lalu buah-buahan yang kau tenteng itu apa?” tanya Siwon.

“Buah?” Changmin melihat ke tangannya. Ia lupa kalau dari tadi menenteng keranjang berisi buah, karena kelamaan bengong, “Oh iya, buah hahaha.. aku lupa” ujarnya lagi. Changmin merasa jadi seperti orang bodoh.

Siwon hanya tertawa melihat tingkah aneh Changmin.

“Kaja!” ujarnya.

“Tapi hyung..”

“Ada apa lagi? Ayo cepat!” Siwon menyeret lengan Changmin.

“Tidak! Tunggu dulu!” Changmin menolak bergerak.

“Cepat!” Siwon menarik Changmin dengan paksa.

“Tapi Hyung di dalam ada Kyuhyun!“ Changmin tidak sengaja mengatakannya. Sekarang ia menghadapi tatapan aneh dari Siwon.

“Apa katamu? Ada Siapa?”

“A-aniyo. Tidak ada siapa-siapa” Changmin berusaha berbohong. Tapi sia-sia.

“Kyuhyun? memangnya kenapa kalau ada dia?

“Ah.. i-itu.. itu..” Changmin garuk-garuk kepala.

“Ah ya ya aku mengerti sekarang..” ujar Siwon. Akhirnya ia bisa menyimpulkan kondisi yang sedang dialami Changmin.

‘Mengerti? Apa yang ia mengerti? Aku saja tidak mengerti kenapa tidak mau bertemu Kyuhyun sekarang?’ batin Changmin.

“Changmin, boleh aku memberimu saran?”

“Saran?”

“Ya sebuah saran. Oh bukan lebih tepatnya nasehat”

Changmin diam saja.

“Dengarkan baik-baik. Aku kenal seseorang sepertimu dulu. Seseorang yang tidak punya keberanian dan lambat menyadari perasaannya. Jangan mengulangi kesalahannya, atau kau akan menyesal!”

Changmin tertegun. Ia tidak tahu maksud dari perkataan hyungnya.

“Ayo masuk!”

Changmin akhirnya beranjak menuju dorm SNSD. Kata-kata dari Siwon tadi seperti mempengaruhinya untuk melangkahkan kaki, walau dengan pikiran yang masih tidak jelas, tapi ia merasa seperti harus mengikuti kemana langkahnya. Semoga akhirnya ia mengerti apa arti dari perkataan Siwon tadi.

 

*****TBC******

 

Bagaimana reader? Mianhe ya lama baru di post lanjutannya.. 

Jangan lupa komennya ya… Komentar kalian adalah sumber motivasi dan semangat author untuk melanjutkan ff ini! 

 

Oh ya, buat para reader! jangan lupa, tetap belajar dan berdoa ya! Hwaiting!!!! hehehehehehehe……

 

Iklan