Tag

, , , ,

Part 4 is up! Buat reader tersayang, jangan lupa komen ya kalau udah dibaca…


My Bride 4

my bride

By: Sasha_mad


Sooyoung kembali ke ruang latihan mereka. Di sana sudah ada manajer. Member yang lain tampak sedang membuka kotak sepatu yang mereka bawa tadi.
“Bagaimana hasilnya tadi? Apa kalian sudah mendapatkan gaun yang pas?”
“Ne, Oppa, kami sudah mendapatkannya” jawab beberapa member, sementara yang lain asyik memasang sepatu.
“Sooyoung pakai juga sepatu yang kau pilih tadi” Manajer menyuruh Sooyoung yang tampak bengong di tempatnya.
“Ne” jawabnya singkat, sambil membuka kotak sepatu.
Hmm, sepatu yang cantik sekali! Pikirnya. Walaupun ia sempat ragu memilih sepatu itu tadi.
*Flashback di butik*
Sooyoung mengamati sepatu di depannya. Ia sangat tertarik dengan sepatu itu. Sepatu berwarna serupa warna kulit dipadu dengan hiasan kristal yang tersebar acak namun indah di seluruh sepatu. Tapi satu hal, yang menjadi masalah baginya. Sepatu itu haknya 9 cm, dengan model stilleto dan platform yang tidak terlalu tebal di bagian depan, Sepatu Jimmy Choo itu bisa membuatnya jadi setinggi 180 cm. Terlalu tinggi, tentu akan membuat sulit berjalan dengan gaun dan sepatu setinggi itu, pikirnya. Tiba-tiba ia mendengar,
“Yah, Sunny-ah kau benar-benar ingin pakai sepatu itu?”
“Tentu Taeng! Memangnya kenapa?”
“Kau ingin menyaingi aku ya?”
“Tidak kok, aku memang suka model ini!”
“Haha! Mengaku sajalah Sunny!”
“Tidak akan!”
Taeng cuma bisa tertawa melihat kelakuan Sunny.
Sooyoung mendatangi kedua dangshin itu. Ternyata Taeng menggoda Sunny yang sedang memilih sepatu. Tidak tanggung-tanggung, Sunny memilih sepatu model platform wedge tebal dengan hak tidak kurang dari 12 cm! Sooyoung yang melihatnya langsung tertawa.
“ OMO! Sunny-ah! Kau yakin?! Hahahaha!” Sooyoung tidak bisa menghentikan tawanya.
Sunny cemberut dan tampak sebal dengan kedua yeoja tersebut.
“Aishh kalian ini! Ya sudah tidak jadi!”
“Sunny-ah, jangan marah aku Cuma bercanda” Sooyoung membujuk Sunny. Taeyeon pun berusaha membujuk Sunny. Beruntung Sunny tidak marah, Ia memang bukan pribadi yang seperti itu.
Sooyoung kembali melihat sepatu yang dipilihnya tadi. Akhirnya ia jadi juga memakai sepatu itu ‘Sunny saja memilih yang setinggi itu, jadi rasanya tidak masalah dengan sepatu ini’ batinnya.
*Flashback end*
“aku akan memberikan daftar pasangan untuk kalian, dengarkan baik-baik” manajer mereka kemudian membacakan nama-nama mereka beserta pasangannya,
“Taeyeon dan Leeteuk…
OMO! Beberapa member tersenyum
“Sunny dan Sungmin…
Sunny tidak bisa menyembunyikan senyumnya mendengar namanya dan oppa-nya disebut.
“Jessica dan Donghae…
Member lain tidak heran.
“Hyoyeon dan Eunhyuk…
Dancing couple.
“Seohyun dan Kyuhyun…
Member lain juga tidak heran, yah mereka memang official couple. Sooyung pun tidak kaget, ia bisa menduga sebelumnya.
“Tiffany dan Siwon…
Member lain agak heran karena biasanya Siwon dengan Yoona.
“Yuri dan Minho…
What? Yuri agak sedikit kaget tapi dia masih diam. Member lain juga tampak heran.
“Yoona dan Kibum…
Yang ini benar-benar membuat bingung.
“Sooyoung dan ……. ah mianhe, untuk Sooyoung belum bisa dipastikan, mungkin besok baru akan diberitahukan”
“MWO?!” Sooyoung setengah berteriak. Ia tidak paham maksud sang manajer. Sementara member yang lain juga heran. Tapi mereka enggan bertanya.
“Oppa, bisa jelaskan –“ ucapan Sooyoung terpotong suara handphone.
Manajer mereka mengangkat ponselnya, Sooyoung menunggu.
“Aku akan pergi sebentar, kalian tetaplah disini, sebentar lagi pasangan kalian akan datang” Manajer mereka beranjak menuju pintu. Sooyoung yang penasaran kenapa hanya ia belum dapat pasangan, mengikuti manajernya.
“Oppa, aku mau tanya sesuatu” Sooyoung mengejar manajernya yang tampak buru-buru.
“Ada apa Soo?”
“Apa maksudnya aku belum dapat pasangan? Dan kenapa Yoona dengan Kibum, bukan dengan Siwon oppa?” Sooyoung memang mengetahui kalau Yoona dan Siwon biasanya selalu dijadikan pasangan, jadi ia agak heran dengan keputusan manajernya tadi.
Manajernya berhenti berjalan untuk memberikan penjelasan pada yeoja yang tampak penasaran itu.“Begini Soo, sudah dikatakan tadi bahwa performance kalian ini adalah fans service, jadi kami menentukan pasangan kalian berdasarkan keinginan fans”, manajer diam sebentar sebelum menyambung,
“Jadi pasangan yang tadi sudah diumumkan adalah berdasarkan pengamatan kami terhadap para fans snsd, juga berdasarkan polling”
“Polling?” Sooyoung bingung. Manajernya tidak pernah memberi tahu ada polling itu.
“Ya, bukan merupakan polling secara langsung, tapi dikumpulkan dari beberapa sumber, hasilnya adalah seperti yang kau tahu”
“Lalu kenapa hanya aku yang belum ditentukan?”
“Hmmm… itu karena kau tidak memiliki calon pasangan yang kuat”
Sooyoung bingung. Ini kan hanya performance, kenapa harus segitunya sih, pikirnya.
“Sebenarnya ada fans banyak yang menyukai kau dengan Kyuhyun, Eunhyuk, Siwon dan Leeteuk, tapi seperti kau lihat fans mereka lebih menyukai pasangan yang sudah disebutkan tadi”
Sooyung terdiam
“Baiklah, Sooyoung, aku pergi dulu” Manajernya meninggalkan sooyoung yang terdiam.
“Apa-apaan ini! Konyol sekali!” ujarnya saat manajernya sudah hilang dari pandangan.
***

Sooyoung kembali ke ruang latihan. Saat membuka pintu ia agak terkejut, karena di sana sudah ada beberapa orang namja yang sedang mengobrol dengan member snsd lainnya.
“Annyeong Sooyoungie!” Sorang namja tampan memberi salam padanya.
“Annyeong Oppa!” Sooyoung tersenyum mendekati namja tersebut, “Siwon oppa, kau akhir-akhir ini sibuk sekali, aku jarang melihatmu. Kemana saja?” ia duduk disamping Siwon yang tadi sedang mengobrol dengan Tiffany.
“Hei, Choi Sooyoung! Kau tidak menanyakanku hah? Siwon saja yang kau perhatikan” Sungmin mencubit pipi Sooyoung.
“Aww! Oppa! Sakit tau!” Sooyoung mengusap pipinya ia hendak memukul lengan namja itu, tapi Sungmin keburu lari menghindar. Tiffany tertawa melihat ulah mereka, sementara Sunny berusaha menahan Sooyoung yang sudah siap bangun dari kursi untuk membuat perhitungan dengan Sungmin.
“Sudah-sudah, kalian in seperti Tom and Jerry saja. Aku tidak kemana-kemana, hanya sedang sibuk dengan iklan dan photoshoot” Siwon menjawab pertanyaan Sooyoung tadi, “Kau darimana tadi?”
“Dari berbicara dengan manajer” Sooyoung tampak tidak senang mengingat apa yang dikatakan manajernya tadi.
“Oiya, apa kata manajer tadi? Apa ia memberikan penjelasan tambahan?” tanya Tiffany.
“Yah, kata manajer oppa……” Sooyoung menjelaskan seperti yang dikatakan manajernya.
“Oh begitu…” mereka yang mendengar akhirnya paham.
“Lalu bagaimana dengan pasanganmu Soo?” Sunny penasaran.
“Tidak tahu”
“Lho kok tidak tahu?”
“Besok baru ditentukan” Sooyoung tidak menceritakan kenapa ia belum diberi pasangan untuk performance.
“Kenapa besok?”
“Yah, Sunny bawel banget sih!” Sooyoung malah sebal ditanya terus.
“Aku tahu kenapa” Sungmin tiba-tiba muncul lagi dibelakang Sooyoung, “Makanya punya pacar dulu hahaha..”
Kali ini Sooyoung dengan cepat berdiri dan mengejar Sungmin, yang berlari kesana kemari menghindar dari amukan Sooyoung. Sooyoung yang lapar, kelelahan. Ia menyerah sebelum berhasil menangkap Sungmin.
“Oppa, aku lapar…” ujarnya pada Siwon.
“Oh ya, kau belum makan siang?” Siwon merangkul pundak Sooyoung.
“Iya Oppa… aku lapar sekali hiks hiks…” Sooyoung bergaya seperti hendak menangis.
“Hahaha… Sudahlah jangan menangis, nanti oppa terakhir makan deh, cup cup cup…” Siwon mengelus-elus kepala Sooyoung.
“Jinjja?” Sooyoung menatap Siwon dengan puppy eyes-nya.
“Ne”
“Asyik! Gomawo oppa!” Sooyoung berdiri dan melompat senang. Siwon tertawa melihat dongsaeng kesayangannya itu, tapi tiba-tiba senyumnya hilang saat member snsd, eunhyuk dan sungmin mengerumuninya dengan tatapan pembunuh.
“Te-tenang saja kalian juga akan kutraktir kok!” Siwon menjawab dengan takut.

Seorang namja lain, tampak mengamati Sooyoung sambil tersenyum dari salah satu sudut ruangan. Ia baru tersadar saat seorang yeoja melambai-lambaikan telapak tangannya di wajah namja tersebut.
“Kyuhyun oppa sedang memperhatikan siapa?” yeoja itu bertanya dengan senyum di wajahnya. Ia tahu sebenarnya siapa sebenarnya yang dari tadi menarik perhatian namja itu.
“Ah, anhiyo, aku hanya sedang melamun, Sica” Kyuhyun berbohong.
“Jangan bohong oppa, aku tahu siapa yang oppa perhatikan”
“Aku tidak bohong, benar kok!” elaknya. Tapi ia tidak bisa menyembunyikan senyumnya.

****************

Sooyoung menghempaskan badannya di tempat tidur. Rasanya lelah sekali hari ini. Ia mengantuk, tapi sebenarnya rasa kantuknya lebih disebabkan kekenyangan karena ditraktir oleh Siwon. Ia melihat jam dikamarnya. Baru pukul 7.30 malam. Untuk mereka tidak punya jadwal lain malam ini. Hanya Yoona yang harus pergi melakukan beberapa pemotretan. Sooyoung bersyukur juga tidak sepopuler Yoona, karena ia jadi tidak perlu kesana-kemari karena jadwal yang padat.
“Sooyoung kau tidak mandi dulu hah?” Jessica menepuk punggnug Sooyoung yang terlentang di tempat tidur.
“Nanti saja! Aku ngantuk!” Sooyoung menjawab dengan wajah terbenam di bantal.
Jessica geleng-geleng kepala melihat kelakuannya. Ia sendiri kemudian beranjak ke kamar mandi setelah selesai membersihkan wajahnya.

Pukul 10 malam Sooyoung baru terbangun. Ia melihat Jessica sudah tertidur pulas di sampingnya. Dengan malas ia bangun dan beranjak ke kamar mandi. Yah untung ia masih ingat kalau belum mandi. Setelah mandi, ia jadi tidak mengantuk. Ia pergi ke dapur mencari makanan. Dorm tampak sepi karena yang lain sudah tidur. Ia membuka kulkas tapi tidak menemukan apapun.
“Yah! Kemana semua persediaanku” ujarnya. Ia kesal dan duduk dimeja makan dan menuang air putih.
“Aha! Aku cari makanan di luar saja!” ia kemudian kembali ke kamar. Tidak lama ia sudah siap dengan baju hangat, topi rajut (itu lho topi yang biasa dipakai di drama-drama korea, author ga tau namanya), dan syal untuk menutupi sebagian wajahnya. Pelan-pelan ia menyelinap keluar dorm.
Sooyoung berjalan pelan sambil menikmati pemandangan malam di sekelilingnya. Ia kadang-kadang memang pergi ke luar malam hari bersama beberapa member. Tapi kadang-kadang ia juga pergi sendiri seperti sekarang. Ia menuju arah rumah makan yang tidak begitu jauh dari dorm mereka. Sooyoung masuk ke dalam rumah makan tersebut dan memesan seporsi jjajangmyun. Saat makan, ia mulai merasa tidak nyaman. Bukan karena makanannya atau restorannya. Tapi karena ia merasa ada yang memperhatikannya. Perasaannya jadi tidak enak. Ia sering membeli makanan disana dan tidak pernah dikenali, namun kali ini ia benar-benar merasa ada yang tidak beres. Tunggu. Bukan hanya satu orang. Ia merasa ada dua namja yang sedang memperhatikan gerak-geriknya. Sooyoung tidak bisa melihat mereka dengan jelas. Ia semakin khawatir. Segera ia beranjak dari tempat itu setelah membayar makanannya.

Sooyoung berjalan dengan tidak tenang. rasanya ada seseorang yang mengikutinya. ia mempercepat langkahnya. Dalam hati ia menyesal keluar malam ini. orang yang mengikutinya itu juga mempercepat langkahnya, membuat Sooyoung semakin panik. Saat melewati sebuah tikungan, tiba-tiba seseorangmenarik tangannya. Sooyoungspontan kaget dan berusaha melepaskan diri dari orang itu.
“Siapa kau!” teriaknya sebelumkemudian orang itu membekap mulutnya.
“Ini aku Sooyoung, tenanglah!” Namja itu menampakkan wajahnya yang tadi tertutup topi.
“Yunho oppa! apa yang..
“Sssttt, jangan tanya dulu, ayo cepat lari!”
Yunho menggenggam tangan Sooyoung dan mereka berlari sekuat tenaga.

***TBC***

Bagaimana? baguskah? rasanya ff ini lambat sekali ya… tenang saja part selanjutnya, pasangan Sooyoung akan segera terungkap hahaha…. (author lagi stress)

Komentarnya ditinggal ya reader sayang….

Iklan