Tag

, , , , ,

Karena udah terlanjur di buat, sekalian aja dah posting sambungannya..

My Bride 2

my brideBy: Sasha_mad

Seorang gadis tampak berjalan dengan lemas di pinggir jalan. Ia memandang dari balik topi yang dikenakannya untuk menyamar agar tidak dikenali orang, dan tentu saja agar tidak diserang fans, atau lebih parah diserang anti-fans. Sesekali melihat ke jalan raya, menunggu taksi yang lewat. Tapi mungkin hari ini para supir taksi sedang mengadakan rapat untuk kenaikan gaji, karena dari 10 menit yang lalu tidak ada yang menghampirinya.
“Sooyoung maaf kami tidak bisa berbalik arah dan menjemputmu, kita sedang ditunggu manajer untuk rapat penting tentang performance nanti, jadi kau naik taksi saja ya.. tenang saja aku akan memberikan alasan yang tepat untuk manajer jadi kau tidak akan dimarahi, Oke youngie.. “
Itu adalah kata-kata yang didengar sooyoung. Belum sempat ia menjawab telepon itu sudah ditutup Taeyeon. Dan disinilah ia berakhir, putus asa mencari tumpangan, dia sebenarnya mau saja naik bus, tapi sepertinya terlalu berbahaya, karena kalau sampai ketahuan, ia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi.
Akhirnya setelah 15 menit menunggu dengan putus asa, sebuah taksi terlihat dari kejauhan. Sooyoung dengan sigap melambai-lambaikan tangannya dan taksi itu menghampirinya. Dengan cepat ia membuka pintu taksi dan langsung duduk dengan ekspresi wajah lega. Ia lalu melepaskan topinya, saat supir taksi bertanya
“Kita mau kemana nona?”
“Oh, Ahjussi bisa kita pergi ke……”
Sooyoung tidak menyelesaikan kalimatnya, ia melihat pemandangan aneh, taksi yang ditumpanginya itu penuh dengan gambar dan poster.. SNSD!!!!
Terlambat, Ahjussi tersebut terlanjur melihat wajahnya dan ia memandang Sooyoung dan wajahnya kemudian tampak terkejut.
“Nona, apa kau anggota SNSD?” ia bertanya dengan antusias.
“A-aku…..”
Sooyoung tampak shock, ia tidak bisa melanjtukan kata-katanya, ia ketakutan sendiri membayangkan dirinya ada di dalam taksi itu dengan seorang ahjussi yang ternyata fans SNSD..
——
Para member SNSD sudah memasuki ruang latihan mereka, disana sudah menunggu manajer mereka dengan tatapan kenapa-lama-sekali ke arah mereka.
“Annyeong, Mianhe oppa, kami terlambat” Tiffany memberikan eye-smilenya.
“iya oppa, ini semua karena Jessica dan Sooyoung yang tidak bisa dibangunkan” Taeyeon menyalahkan Jessica. Yang dimaksud ngumpet di belakang Hyoyeon.
“Annyeong Oppa” yang lain memberikan salam
“Baiklah karena kalian sudah disini, jangan buang waktu lagi kita mulai saja rapatnya” untung saja manajernya tidak marah. Sepertinya moodnya sedang baik hari ini.
“Tapi, oppa memangnya ada rapat tentang apa, bukannya performance kita sudah diatur sebelumnya, dan kita juga sudah latihan” Yoona penasaran.
“Aigo kalian ini, itulah sebabnya kita akan mengadakan rapat, cepatlah duduk biar kita bisa mulai”
Manajer pun memulai rapatnya.
“begini, karena para member f(X) tidak jadi memberikan penampilan di konser untuk perayaan 4 tahun debut kalian, maka kami memutuskan untuk menambah performance kalian….” manajer mamandang ke delapan yeoja yang duduk manis mendengarkannya, ya delapan…. ‘rasanya ada yang kurang’ pikir sang manajer.
“hei dimana sooyoung?” manajer mereka bertanya dengan tampang heran.
“Oh iya, oppa mianhe sooyoung mungkin agak terlambat karena ia tadi pagi sedikit mengalami masalah dengan perutnya, ia berkata akan menyusul kesini secepat mungkin, tidak apa-apa kan Oppa??” Tiffany sekali lagi memberikan eye-smilenya kepada sang manajer.
“Aisshhh, anak itu, ya sudah karena ia terlambat maka kalian harus menjelaskan hasil rapat ini padanya nanti”
“Baik, oppa, tenang saja aku pasti menjelaskannya” Taeyeon meyakinkan manajernya.
“seperti sudah kukatakan pada kalian sebelumnya, performance kalian akan ditambah. Sebenarnya bukan performance karena kalian tidak akan menyanyi dan menari. Mungkin hanya sedikit berdansa nanti. Dan yang paling penting, kalian akan menggunakan…..” Manajernya diam sebentar “ Gaun Pengantin!!!”
“OMO!!!!!” Semua member snsd kaget, mereka saling berpandangan, speechless… mereka mulai ribut membicarakan apa yang akan mereka pakai nanti saat tiba-tiba,
“OMO!” jessica berdiri dari kursinya, tampak baru sadar dengan apa yang dikatakan manajernya.
“Yah Jessica! Kau baru sadar ya?” Sunny memukul lengan jessica.
“Ya, seperti yang kalian dengar, kalian akan memakai gaun pengantin dan berdansa dengan pendamping kalian nanti” manajer menambahkan, dan membuat semua yang ada diruangan itu tersadar.
“OMOOO!!!” yah sekali lagi yeoja-yeoja itu terperanjat, kali ini lebih histeris. Sepertinya sang manajer senang sekali membuat mereka terkejut.
—–
“Oh, jadi begitu, hahahaha…” Sooyoung tertawa sambil bernafas lega. Ternyata Ahjussi tersebut bukan fans SNSD, anaknya yang berumur 10 tahun yang menempel semua gambar snsd di taksi tersebut.
“Ya, noona anak saya adalah fans anda dan snsd, saya sudah berulang kali melepas semua gambar ini, tapi ia menempelnya lagi, jadi saya biarkan saja”
“Wah, anak anda pasti fans berat snsd… hahaha…” ia tertawa lagi, ‘fiuhhh.. untung saja, kupikir aku sudah mau dibawa kabur oleh ahjussi pervert’ pikirnya.
“Dia pasti senang sekali kalau tahu ayahnya bertemu dengan salah satu anggota snsd”
“Kalau begitu sampaikan salam saya pada anak anda, ahjussi, katakan terima kasih sudah menjadi fans snsd” Sooyoung tersenyum.
“Baiklah noona, saya pasti akan sampaikan padanya” Ahjussi itu kemudian tertawa senang.
“Ahjussi bisa kita lebih cepat? Saya sedang terburu-buru”
“Tentu nona”
Sooyoung kemudian meraba saku celananya mencari dompetnya. Tapi ia kemudian panik menyadari ia tidak membawanya! Tentu saja dompetnya ada di dalam tas di mobil snsd. Dia mulai panik. Lagi.
‘Aduh bagaimana ini, aku mau bayar pakai apa, memalukan sekali jangan-jangan nanti beredar kabar di kalangan netizen kalau Choi Sooyoung member SNSD ketahuan tidak bisa membayar taksi. Sama sekali tidak lucu…. yah Choi Sooyoung apa yang harus kau lakukan!’ ia sama sekali tidak bisa berpikir. Duduknya mulai gelisah.
‘Ah! Aku akan menelepon yang lain saja, biar mereka yang membayar taksinya! Sooyoung kau pintar sekali! Hehehehe….’ ia tersenyum senang dan bersiap menelpon, saat tiba-tiba taksi berhenti.
“Nona, kita sudah sampai”
“Mwo?! Oh, Eh Ne Ahjussi” Sooyoung gelagapan, ia tidak menyangka sampai secepat itu, ia bahkan belum sempat menelpon. ‘Yah bagaimana ini’ pikirnya.
“Oh iya nona, bolehkan saya minta tanda tangan di gambar snsd ini” ujar ahjussi sebelum sooyoung turun.
“Ne, tentu saja boleh” Sooyoung tersenyum sambil menandatangani beberapa gambar SNSD. Sementara itu ia masih berpikir bagaimana cara membayar, tapi akhirnya ia berkata,
“Ahjussi, soal uang taksinya, bisakah…..” tiba-tiba ucapannya dipotong
“Nona, tidak perlu mebayar, mengantar nona adalah suatu kebanggaan buat saya, saya senang sekali bisa bertemu dengan nona” ujar ahjussi tersebut.
“Omo, gomawopseumnida ahjussi, mianheyo merepotkan…” Sooyoung benar-benar merasa tertolong.
“Aniyo, nona tidak apa-apa, tapi…. bolehkah saya minta satu permintaan lagi?”
“Tentu saja”
“Bisakah saya berfoto dengan nona?”
———
‘Akhirnya sampai juga….’ Sooyoung berjalan dengan langkah lemas. Bagaimana tidak, ia belum selesai sarapan sudah harus terburu-buru pergi ditambah ketinggalan mobil dan harus naik taksi. Untung tadi ia tidak perlu membayar, kalau tidak pasti lebih repot lagi. Sooyoung melihat-lihat keadaan sekitar. Cukup sepi, hanya terlihat beberapa karyawan. Tiba-tiba ia melihat seorang namja tampan berbadan tinggi berjalan menuju lift. Entah kenapa melihat namja ini, sooyoung tidak pernah bosan, Ia adalah Oppa favoritnya. Rasanya tiap melihat wajahnya, keadaan sekitarnya jadi berubah menyenangkan Hehehehe….
“Anneyong, Yunho Oppa!” Sapanya.
“Anneyong, Sooyooungie” Namja itu balas menyapa dan tersenyum ke arahnya.
‘Omo, oppa kenapa kau makin hari makin tampan?’ batin Sooyoung. Mungkin kalau ia tidak terbiasa melihat oppanya itu, ia sudah meleleh sekarang. Ya, Jung Yunho atau U-know Yunho. Yeoja mana yang tidak tertarik dengan namja satu ini. Rasanya tidak perlu meragukan hal itu, bila ada seorang yeoja yang tidak tertarik dengannya, hanya ada dua kemungkinan. Ia sudah punya suami atau ia tidak suka dengan laki-laki. Ia manggut-manggut.
“Hei, kenapa bengong? Kenapa sendiri? Mana yang lain?”
“Eh? Mwo oppa?” Sooyoung tersadar. Namja itu tersenyum lagi dan berkata,
“Mana yang lainnya? Kenapa sendiri saja”
“oh, aku terlambat oppa, karena tertinggal mobil, jadi harus naik taksi. Oppa ada latihan hari ini?”
“ne, selain latihan untuk acara kalian nanti, aku juga ingin bertemu manajer untuk membahas jadwal TVXQ selama beberapa minggu kedepan” Yunho berkata sambil menggandeng pundak sooyoung dan berjalan menuju lift “Kamu sendiri, ada latihan juga?”
“sebenarnya ada rapat dengan manajer, tapi sepertinya sudah terlambat, jadi mungkin latihan saja hari ini” ujar Sooyoung “Oiya, Oppa sendiri saja? Dimana maknae oppa?”
“Maksudmu Changmin? Ia….”
“Aku tahu! Ia pasti belum bangun kan? Terlambat juga seperti aku!”
“Anhi.. ia..”
“Masih sibuk makan?”
“Yah, Choi Sooyoung kau ini” Yunho mencubit pipinya, “Dengarkan apa kata oppa dulu”
“Hehehe.. mianhe oppa” Sooyoung tertawa melihat oppanya yang mulai cemberut. Mereka memasuki lift dan pintu lift mulai menutup.
“Oppa aku boleh bertanya sesuatu?”
“tentu, tanya saja” Yunho mengangguk.
“apa benar ia suka mengomel?”
“ia siapa?”
“itu”
“siapa?”
“maknae tvxq”
“Shim changmin?”
Sooyoung mengangguk-angguk dengan muka penasaran.
“kamu tahu dari mana?”
“hmmm.. dari mana ya… oiya dari salah satu berita diinternet, bukannya oppa yang bilang begitu?”
“kamu mencari berita tentang kami juga ya?”
“tentu saja aku kan seorang cassie juga, jadi kalau ada berita tentang oppa aku akan membacanya!”
“benar begitu? Bukan karena kamu menyukai oppa kan? Hehehe..” yunho tertawa.
“Yah, Oppa benar-benar percaya diri sekali!” elaknya. Tapi ia tiba-tiba ia mersa jantungnya berdebar lebih cepat dan ia jadi salah tingkah. Sebelum Yunho menyadarinya, ia cepat-cepat mengalihkan topik pembicaraan.
“Oppa belum menjawab pertanyaanku tadi” ujarnya.
Yunho yang masih tersenyum berkata, “Daripada kamu bertanya padaku, lebih baik langsung bertanya pada orangnya”
“Mwo? Maksud oppa?”
“Yeah, Shim Changmin bagaimana apa benar kau suka mengomel?” yunho memandang seorang namja yang berdiri di dekat tombol lift. Sooyoung mengikuti arah pandangan mata yunho dan berbalik. Ia kaget dan mundur ke dinding lift. Badannya seperti kaku dan wajahnya mendadak berubah pucat.
“Ch-changmin” Uupss ia menutup mulutnya,”Aishh… maksudku Opp- oppa”
Namja hanya memandangnya dengan tatapan yang sukar diungkapkan. Wajahnya terlihat datar tapi matanya memandang tajam ke Sooyoung. Yunho yang melihatnya hanya bisa tertawa.
TING
Pintu lift terbuka, Sooyoung yang melihatnya langsung mengambil kesempatan untuk kabur.
“Mi-Mianhe oppa!” serunya sambil berlari keluar lift.
–TBC–

Iklan